Tags

, , , , , , ,

no bashing

Rasanya tagline ini begitu pas untuk orang-orang yang suka bashing. PROMOTE WHAT YOU LOVE INSTEAD OF BASHING WHAT YOU HATE!

Kenapa tiba-tiba aku terpikirkan menulis ini, karena praktek bashing terutama dalam KPOP sudah menggila. Coba cek jejaring sosialmu atau komen di youtube. Musti ada beberapa komen yang sangat harsh, yang sangat menyakitkan, yang menjelekkan orang lain entah karya seseorang atau fisik seseorang. Pokoknya intinya seperti yang aku baca dalam whenkneewidtut.blogspot.com/…/bashing-is-not-g…, bashing itu artinya bisa menghina satu sama lain. Dalam pengertian pribadiku bashing tidak hanya menghina, menjelekkan, termasuk mem-bully, mengata-ngatai, melukai seseorang baik secara fisik dan mental. Loh kok bisa fisik? Kamu tahu tragedi bunuh dirinya seorang gadis muda penggemar Selena Gomes yang memilih bunuh diri akibat tekanan mental yang disebabkan oleh fans-nya Justin Bieber. Siapa sangka hanya dengan menghina dan mengintimidasi, efek panjangnya bisa berujung kematian.

Okey lah, mungkin contoh ini terlalu kejam. Tapi ini fakta loh, coba cek di youtube, idols kita yang sampe menderita tekanan mental karena aksi bash dan bully dari para haters. Coba kita juga mengaca, jika kita dihina baik diam-diam maupun terang-terangan, hati kita juga akan sakit bukan? Apalagi jika content-nya sama sekali di luar kuasa kita, seperti menjelekkan fisik yang jelas-jelas itu adalah produk Tuhan. Menghina fisik seseorang, aku anggap menghina Tuhan dan siapa lo sampe berani-beraninya menentang Tuhan.

Aku terpikir menulis ini karena aku juga pernah mengalaminya. Rasanya sakit luar biasa, padahal terus terang yang dihina bukan aku tapi idol yang aku pakai sebagai cast dalam tulisan FF-ku. Istilahnya aku sebagai orang ketiga saja merasa sakit, bagaimana jika orangnya sendiri? Aku merasa, loh kenapa jika aku memakai si X dalam FF ku? Lantas kenapa orang itu jadi menghina dan mengancam tidak mau membaca FF ku gara-gara ada si X. Memang apa yang telah dilakukan si X sehingga orang itu berhak untuk mengatai-ngatai dan menjelek-jelekkan idol itu. Kenal saja tidak? Tahu saja tidak? Kalau tidak suka FF-ku, tidak usah baca dan tidak usah menghina.

Memang wajar jika kita memiliki seseorang yang diidolakan dan sebaliknya. Aku juga ada idol yang tidak terlalu aku suka karena berbagai alasan tertentu tapi itu hanya untukku, bahkan teman-temanku yang mengidolakan orang itu, tidak tahu kalau aku tidak menyukainya. It just my secret, karena jika kita open, itu sama saja kita akan menyakiti orang yang mengidolakannya.

Menurutku hidup dengan penuh kebencian itu sangat tidak mengenakkan. Pikiran kita selalu negatif, buruk dan rasanya tidak bahagia. Aku pikir itulah yang terjadi pada orang-orang yang suka bashing. Dengan bashing, bukan teman yang didapat tapi juga musuh. Lantas apa enaknya dengan memiliki musuh. Justru enak memperbanyak teman. Yang ada teman mendoakan yang baik-baik untuk kita, lah kalau musuh justru mendoakan yang buruk-buruk. Coba kalo sampai ada 20 orang saja yang mendoakan buruk, apa tidak mungkin tidak dikabulkan Tuhan, bisa saja bukan?

Orang yang suka bashing menurutku adalah orang yang paling tidak punya kerjaan. Please deh, hidup ini udah pusing dari mulai sekolah, PR, kerjaan, hubungan pertemanan, pacar, orang tua,  masih saja kita menambah kepusingan dengan menebar aura kebencian. Apa otak ga mumet tuh!

Apalagi ketika dunia KPOP dan blogger sudah mewabah, semakin banyak saja komentar-komentar yang masuk dengan nada menghina dan memancing pertengkaran. Bahkan banyak juga yang seperti ingin mengadu domba antara satu fandom dengan fandom lainnya. Setelah tersulut, orang itu kabur dari forum mungkin dengan rasa senang luar biasa karena telah berhasil membuat orang lain bertengkar. Senang karena melihat orang lain ribut itu sih sudah aku anggap gila. Pada dasarnya manusia itu senang hidup dalam damai, ini malah senang memanasi dan membuat orang bermusuhan.

Bashing juga bisa terjadi pada karya kreatif seperti pada fan fiction, artwork, dll. Mungkin kita pernah menemukan dalam satu FF, tokoh jahat buruk rupa dengan cast idol atau suatu artwork dimana salah satu idol ada dalam posisi yang sangat jelek, bertingkah buruk, dan menimbulkan kebencian dari orang yang melihatnya. Mungkin banyak yang menganggap itu bukan bashing. tapi menurutku itu murni bashing. Kenapa? karena orang bisa tersulut menjadi tidak suka dengan idol itu. Padahal itu hanya karangan, imajinasi bukan murni karakter dari idol itu. Hati dan kepala orang siapa tahu. Saking bagusnya FF atau artwork itu sampai akhirnya kita lebih mempercayai imajinasi kita sendiri bahwa idol itu sifatnya buruk, jahat, atau kejam! Padahal aslinya mungkin tidak seperti itu.

Makanya aku kalo buat FF yang ada tokoh antagonisnya, aku selalu memakai OC. Kenapa? Karena aku tidak mau bashing. Aku pernah membuat story Wild Orchid for Kyuhyun’s Heart, di situ aku ceritakan bahwa Kyuhyun berkuliah S2 di Universitas Korea and u know what? Some believes that its true, padahal itu murni karanganku. Bayangkan jika ada orang yang sangat talented membuat FF atau artwork sedemikian bagusnya tapi ia memasukkan unsur bashing pada cast tertentu, berapa banyak yang terpengaruh dan membuat orang menjadi benci pada idol itu.

Kasus bashing juga ada  jika kita menyukai seseorang idol dan orang lain menyukai idol yang lain. Kita menganggap bahwa idol kita yang paling the best, jadi ia menghina idol lain. Padahal setiap orang itu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak ada yang sempurna. Mungkin di mata kita, idol X ini begitu sempurna dan tidak ada yang bisa mengalahkan kesempurnaannya. Sehingga ketika ada orang lain memuji idol lain, kita gelap mata dan another bashing kembali tercipta.

Yang menggelikan adalah, dalam dunia nyata justru idol kita itu berteman baik. Lantas kenapa kita sebagai fans malah jadi saling mencaci? Andaikata idol kita tahu, tentunya mereka akan sangat kecewa. Tentu mereka suka, jika kita menyukai mereka tapi aku yakin mereka akan sangat marah jika tahu kelakukan fandom-nya yang suka menghina idol lain.

Pertanyaanku. Kenapa kita susah sekali menerima perbedaan. Berbeda pendapat, berbeda kesukaan adalah hal yang wajar. Lantas kenapa kita jadi menuai kebencian hanya gara-gara berbeda selera. Ketika temanku memuji setinggi langit idolnya, aku justru mendukungnya walau dalam hatiku mungkin berkata, idolku juga tidak kalah kerennya. Aku tidak akan membantahnya dengan membeberkan kelebihan idolku. Menurutku seperti yang aku katakan, tiap orang , beda kepala, beda selera, beda preferensi. Ada yang suka Yesung karena suaranya, it’s fine, ada yang suka Siwon karena gantengnya, it’s very fine. Tapi Cloud dan Siwonest bukan berarti harus saling bertengkar dengan menghina bias orang lain. Ada yang lucu, seperti yang aku baca dalam komen di Youtuber. Fans Jonghyun CNBlue membenci Yonghwa gara-gara mereka ngefans Jonghyun. Yonghwa dianggap terlalu dominan dan terlihat sehingga Jonghyun tidak terlihat dan selalu menjadi orang kedua. Helooo! Rasanya ingin teriak pake toa. Can you see, Jonghyun dan Yonghwa itu best friend banget. Lah kenapa kita di sini malah ngamuk-ngamuk dan menjadi hater? Apapun yang terlihat bukan berarti yang terdengar atau yang terasakan. Pemikiran itu hanya asumsi dari segelintir orang yang bahkan kita tidak tahu kebenarannya tapi akhirnya kita percaya dan menelannya bulat-bulat.

Jika Jonghyun tidak suka Yonghwa mereka tidak akan gabung dalam CNBlue dan bekerja keras membuat band menjadi sebesar sekarang. Suatu band juga tidak terlepas dari campur tangan manajemen dan produsernya. Semua sudah diatur, semua ada porsinya dan apapun itu semua sudah disepakati secara internal. Lantas kenapa di sini kita harus marah-marah. Atau kita meng-ship pasangan idol siapa gitu, tapi hanya berbeda shipper, lantas bertengkar, lantas bermusuhan. Ya ampuuuun, plis, padahal mungkin dalam dunia nyata itu idol ga pacaran, atau bahkan pacaran dengan idol lain yang tidak kita sangka-sangka.

Jadi sudahlah, hentikan bashing dan mulailah mempromote apa yang kita suka daripada membashing apa yang kita tidak suka. Misal kamu suka X tapi kamu ga suka Y. Daripada kamu menebar permusuhan dengan mem-bashing Y dan fandomnya, mending kamu menebar aura kecintaan pada X dan lupakan bahwa kamu membenci Y. Jika kamu begitu sangat mengidolakan seseorang, terimalah juga dengan hati terbuka bahwa ada orang lain yang juga memiliki idola yang berbeda. Jika kamu menanganggap idola kamu sangat istimewa, mereka juga sama, di mata mereka, idolnya juga sangat spesial. Sekali lagi kita harus mengerti bahwa tiap orang itu memiliki perbedaan selera. Tidak bisa disamakan untuk memiliki kesukaan sama seperti kita. Dan jika kamu tersakiti oleh bashing-an orang lain, lupakanlah orang itu! Orang yang membashingmu itu sama sekali bukan levelmu, tidak layak kamu layani. Mereka malah suka jika kamu terpancing. Mereka akan merasa menang jika kamu jadi ikut-ikutan marah. Jika iya, kamu sama bodohnya dengan tukang bashing itu karena begitu mudahnya terjebak dalam permainan mereka.

Dengan maraknya industri KPOP ke Indonesia, justru harus kita sikapi dengan positif. Oleh karena itu aku sangat salut dengan orang yang karena kecintaannya dengan KPOP malah jadi kreatif. Yang tadinya tidak suka nulis, jadi ahli membuat FF. Yang asalnya tidak tahu mengoperasikan Photoshop jadi oke buat poster. Yang tadinya cuman penikmat film, sekarang malah bisa membuat video fan made sendiri. Malah ada temanku yang sangat pemalu, karena kecintaannya dengan KPOP, ia sekarang lebih pede menunjukan skillnya. Ternyata ia bisa menulis lagu! Siapa sangka menyukai KPOP juga dapat merubah seseorang menjadi lebih baik, lebih positif. Beberapa teman malah berhasil meraup uang karena kesukaan pada KPOP. Mereka membuat novel lah, berjualan tshirt atau merchandise KPOP, dan laris manis.

Daripada bashing yang hanya akan membuat orang sakit hati, mending kita masuk dalam golongan KPOPers yang kreatif ini. Jelas ada manfaatnya untuk kita dan tentunya menebarkan kebahagiaan pada orang lain. Seperti tagline yang selalu aku gembor-gemborkan KPOPers mean creative, productive and positive. 3Ive yang membuat hidup kita bermanfaat dan tidak wasting waktu seperti yang dilakukan oleh para Bashingers itu. Apakah kalian setuju pendapatku?

//

About these ads